Akan Dibangun 4 Jalan Tol Lagi Di Bali Reviewed by Inputbali on . Inputbali, Setelah Bali sukses membangun jalan tol penghubung antara Benoa-Ngurah Rai-Nusa Dua. Kini pemerintah akan berencana membangun 4 jalan tol lagi di Bal Inputbali, Setelah Bali sukses membangun jalan tol penghubung antara Benoa-Ngurah Rai-Nusa Dua. Kini pemerintah akan berencana membangun 4 jalan tol lagi di Bal Rating: 0
You Are Here: Home » Berita Bali » Akan Dibangun 4 Jalan Tol Lagi Di Bali

Akan Dibangun 4 Jalan Tol Lagi Di Bali





jalan tol bali

Inputbali, Setelah Bali sukses membangun jalan tol penghubung antara Benoa-Ngurah Rai-Nusa Dua. Kini pemerintah akan berencana membangun 4 jalan tol lagi di Bali. Pembangunan empat ruas jalan tol akan menghubungkan kawasan Bali Selatan-Barat-Utara. Empat ruas jalan tol ini meliputi ruas Kuta-Canggu-Tanah Lot-Soka, Soka-Pekutatan, Pekutatan-Gilimanuk dan Pekutatan-Lovina.

Untuk Pra studi kelayakan dari jalan tol tersebut sudah dipresentasikan dihadapan Gubernur Bali, yaitu Bapak¬†Made Mangku Pastika¬†di Denpasar, Kamis (16/4/2015). ¬†Desi Arryani selaku Direktur Operasional I PT. Waskita Karya (Persero) Tbk menjelaskan, Rencana pembangunan jalan tol ini merupakan tindak lanjut dari gagasan Presiden Indonesia Bapak Joko Widodo yang merencanakan pembangunan jalan tol sepanjang 1.562 km di seluruh Indonesia hingga tahun 2019 mendatang. Dan telah menugaskan BUMN untuk menjadi Badan Usaha Jalan Tol(BUJT),¬†‚ÄúSalah satunya adalah PT Waskita Karya (Persero) Tbk,‚ÄĚ ucapnya.

Tambahan dari Desi, dia menjelaskan juga bahwa alasan direncakannya membangun empat ruas jalan Tol di Bali adalah karena kini Bali sudah semakin padat dan krodit, dengan dibangunnya jalan tol diharapkan mampu mengurangi kemacetan dan menciptakan pemerataan pembangunan di Daerah Bali.

Sementara itu, Konsultan dari¬†Waskita Karya “Ahmad Faiz” memaparkan bahwa total ruas jalan tol yang direncanakan sepanjang 156,7 KM yang terdiri dari Ruas Kuta-Canggu-Tanah Lot-Soka (28 KM), Soka-Pekutatan (25,1 KM), Pekutatan-Gilimanuk (54,4 KM) dan Pekutatan-Lovina (46,7 KM). Dibutuhkan dana sekitar 34,379 trilyun untuk mendanai pembangunan ruas jalan tol ini.

Untuk melancarkan rencana pembangunan  jalan Tol ini pihaknya sudah melakukan survei guna melengkapi pra studi kelayakan. Survei antara lain difokuskan pada analisa perkembangan wilayah, proyeksi lalu lintas, pemilihan trase dengan tinjauan aspek lingkungan, biaya dan teknis, perkiraan biaya konstruksi, analisa ekonomi dan analisa finansial.

Untuk ruas Kuta-Canggu-Tanah Lot-Soka, pihaknya memberi tiga alternatif yaitu trase 1 yang mengacu pada RTRW, trase 2 yang melewati pantai dan trase 3 dengan memanfaatkan alur sungai. Alternatif yang melewati sungai mendapat bobot tertinggi dan secara ekonomis paling memungkinkan untuk digarap.

Trase 1 yang mengikuti jalur RTRW juga terkendala pembebasan lahan karena melewati kawasan pariwisata Canggu. Sementara untuk tiga ruas tol lainnya relatif lebih mudah untuk digarap karena tak melewati jalur yang begitu padat. Terkait gagasan ini, pihak Waskita Karya ingin mendapat respon dan masukan dari Gubernur Pastika untuk melangkah pada tahapan selanjutnya.

Gubernur Pastika yang didampingi sejumlah pimpinan SKPD merespon positif gagasan untuk membangun Jalan Tol ini. Dan berharap Waskita Karya dapat merealisasikan pembangunan jalan ini. Terlebih, tambah Bapak Mangku Pastika, Pemprov Bali berencana mengembangkan kawasan Pekutatan-Jembrana sebagai kota baru. Karena kebetulan di sana ada lahan pemprov seluas 1.100 haktare yang saat ini dimanfaatkan sebagai kebun karet. Dan juga optimis bahwa investasi jalan tol ini bernilai ekonomis tinggi.

Pertemuan juga dihadiri sejumlah Pimpinan SKPD antara lain Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat I Ketut Wija, Kadis PU Nyoman Astawa Riyadi, Kepala Bappeda Putu Astawa, Kadis Perhubungan, Informasi, dan Komunikasi I Ketut Artika dan Karo Aset I Ketut Adhiarsa

(sumber:beritabali.com)

 




comments

@inputbali_id

©2015 inputbali.com. Support by WijayaMedia | Privacy Policy | Disclaimer

Scroll to top