Bupati Badung: Sekolah Di Badung Gratis, Jika Ada Pungli Saya Pecat Reviewed by Inputbali on . Inputbali,-  Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menginginkan sekolah yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Badung murni gratis alias siswa tidak dipungut biay Inputbali,-  Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menginginkan sekolah yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Badung murni gratis alias siswa tidak dipungut biay Rating: 0
You Are Here: Home » Berita Bali » Bupati Badung: Sekolah Di Badung Gratis, Jika Ada Pungli Saya Pecat

Bupati Badung: Sekolah Di Badung Gratis, Jika Ada Pungli Saya Pecat


Inputbali,-  Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menginginkan sekolah yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Badung murni gratis alias siswa tidak dipungut biaya. Dan Beliau pun kembali mengeluarkan ancaman, bakal memecat Kepala Sekolah (Kepsek) yang melakukan pungutan kepada siswa baru.

i-nyoman-giri-prasta

Bapak Bupati Badung  menegaskan untuk penyelenggaraan proses belajar mengajar SD Negeri dialokasikan anggaran sebesar Rp 56,7 miliar lebih, sedangkan untuk SMP Negeri sebesar Rp 17,02 miliar lebih. Pak Bupati juga mengungkapkan, aci-aci atau kegiatan upacara di sekolah juga akan ditanggung APBD.

‚ÄúTahun 2017 jangan sampai ada pungutan. Kalau terbukti, saat itu juga saya pecat kepala sekolahnya. Saya ingin sekolah gratis memang murni gratis,‚ÄĚ jelas Giri Prasta.

Pemerintah menanggung semua kebutuhan sekolah. Pengadaan seragam yang selama ini dijadikan alasan pungutan, akan ditanggung pemerintah melalui APBD. Untuk seragam anak kelas I SD Negeri dan kelas VII pada SMP Negeri sebanyak 16.406 orang dialokasikn anggaran sebesar Rp 25,5 miliar lebih.

‚ÄúYang kita tanggung mulai sepatu, kaos kaki, seragam, topi, ikat pinggang, rompi, dasi, baju Pramuka, termasuk diberikan ongkos jahit,‚ÄĚ terangnya.

Sementara Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) juga diinstruksikan seluruh kepala sekolah membuat fakta integritas.

Kemudian, anggaran pendapatan dan belanja sekolahnya juga harus dicek. Untuk tahun 2017 mendatang, pengadaan laptop untuk anak SD dilanjutkan dengan anggaran sebesar Rp 80,9 miliar lebih untuk pengadaan laptop sebanyak 8.668 unit.

(sumber: Radar Bali)
Foto :Tribun Bali

comments

Comments (1)

Leave a Comment

©2015 inputbali.com. Support by WijayaMedia | Privacy Policy | Disclaimer

Scroll to top