Inilah Keputusan Tawur Agung Kesanga Diadakan atau Tidak Tahun Ini Reviewed by Inputbali on . Inputbali,- Beberapa hari belakangan ini terjadi polemik mengenai Tawur Agung Kesanga pada Tahun ini, apakah akan dilaksanakan atau tidak. Sebelumnya Paruman Su Inputbali,- Beberapa hari belakangan ini terjadi polemik mengenai Tawur Agung Kesanga pada Tahun ini, apakah akan dilaksanakan atau tidak. Sebelumnya Paruman Su Rating: 0
You Are Here: Home » Berita Bali » Inilah Keputusan Tawur Agung Kesanga Diadakan atau Tidak Tahun Ini

Inilah Keputusan Tawur Agung Kesanga Diadakan atau Tidak Tahun Ini


Inputbali,- Beberapa hari belakangan ini terjadi polemik mengenai Tawur Agung Kesanga pada Tahun ini, apakah akan dilaksanakan atau tidak.

tawur agung kesanga

Sebelumnya Paruman Sulinggih Parisada Kabupaten Badung pada 22 Januari lalu mengeluarkan kesepakatan untuk meniadakan Tawur Agung Kesanga saat Nyepi nanti karena masih berlakunya Uncal Balung.

Uncal Balung adalah kurun waktu dari Galungan sampai dengan Buda Kliwon Pahang. Yang mana pada uncal balung tidak boleh merencanakan dan melaksanakan upacara baik itu manusa yadnya, pitra yadnya maupun dewa yadnya. Intinya tak boleh menjalankan kegiatan ritual, selain rangkaian hari raya Galungan sampai Kuningan tersebut. Pengecualian adalah upacara odalan dan terkait dengan kelahiran manusia seperti nyambutin, ngotonin.

Setelah beberapa pekan ini menjadi polemik, Apakah akan dilaksanakan atau tidak, akhirnya terjawab sudah. Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat maupun PHDI Provinsi Bali memutuskan rangkaian kegiatan Nyepi yakni Melasti dan Tawur Agung tetap berjalan seperti biasa meskipun bertepatan dengan Uncal Balung.

Ketua Harian PHDI Pusat, Ketut Wiana, menyatakan Tawur Agung Kesanga akan tetap diadakan serangkaian Hari Raya Nyepi pada Tilem Kesanga, 8 Maret 2016.

Menurutnya, tidak ada pengaruh Uncal Balung dengan pelaksanaan Tawur Agung Kesanga.

Senada dengan PHDI, Ida Cokorda Pemecutan XI berpendapat, Tawur Agung Kesanga harus tetap dilaksanakan sehari sebelum Nyepi.

‚ÄúSaya sebagai Tedung Jagad (Payung Bumi) Denpasar, menegaskan rahinan gumi tidak bisa diundurkan. Biarpun sakti mandra guna, Hari Raya Galungan, Kuningan, Tawur Agung, Nyepi itu harus tetap dilaksanakan,‚ÄĚ ujar Cokorda Pemecutan di kediamannya di Puri Agung Pemecutan Denpasar, Senin (1/2/2016).

Kepala Kanwil Agama Hindu Provinsi Bali, AA Gede Muliawan SAg selaku perwakilan pemerintah mengatakan pihaknya akan mengkoordinasikan dan mensosialisasikan keputusan PHDI yang tetap melaksanakan rangkaian Hari Raya Nyepi agar tidak terjadi keragu-raguan dalam masyarakat.

(sumber : bali.tribunnews.com)

Foto : news.liputan6.com

comments

Leave a Comment

©2015 inputbali.com. Support by WijayaMedia | Privacy Policy | Disclaimer

Scroll to top