Peningkatan Status Gunung Agung ke Level III (Siaga), Warga Mulai Mengungsi Reviewed by Inputbali on . Inputbali,-  Berdasarkan hasil analisis data visual dan instrumental serta mempertimbangkan potensi ancaman bahayanya, maka terhitung mulai tanggal 18 September Inputbali,-  Berdasarkan hasil analisis data visual dan instrumental serta mempertimbangkan potensi ancaman bahayanya, maka terhitung mulai tanggal 18 September Rating: 0
You Are Here: Home » Berita Bali » Peningkatan Status Gunung Agung ke Level III (Siaga), Warga Mulai Mengungsi

Peningkatan Status Gunung Agung ke Level III (Siaga), Warga Mulai Mengungsi





Inputbali,-  Berdasarkan hasil analisis data visual dan instrumental serta mempertimbangkan potensi ancaman bahayanya, maka terhitung mulai tanggal 18 September 2017 pukul 21.00 WITA status Gunung  Agung dinaikkan dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga). Dengan adanya kenaikkan status tersebut, maka rekomendasi pada masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas.

Pada level WASPADA, memiliki tanda seperti dijumpai aktivitas gunung melebihi batas normal seperti aktivitas seismik dan kejadian vulkanik lainnya dan mulai menunjukan aktivitas magma, tektonik dan hidrothermal di sekitar gunung. Saat ini institusi pemerintahan dan penanggulangan bencana tengah mempersiapkan kebutuhan seperti masker dan tenda.

Pada level ini menandakan bahwa gunung dalam proses letusan. Tandanya, ada peningkatan seismik secara signifikan dan telah memenuhi semua syarat untuk terjadi letusan. Apabila aktivitas seperti ini terus meningkat maka biasanya letusan akan terjadi dalam kurun waktu 2 minggu.

Warga Mulai Mengungsi

Asrama Polres Klungkung tampak lebih padat dari sebelumnya, Senin (18/7/2017) malam. Beberapa sanak keluarga anggota Polres Klungkung yang berasal dari daerah dekat dengan Gunung Agung mulai mengungsi ke Polres Klungkung.

Sementara itu, informasi yang diterima hujan abu sudah mulai terjadi dan dirasakan oleh masyarakat di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang beberapa saat setelah guncangan gempa. Namun informasi itu belum terkonfirmasi. ‚ÄéSedangkan untuk mengatasi kepanikan warga di Selat yang mulai mengungsi meninggalkan rumah mereka, anggota Polisi dari Polsek Selat dan Polres Karangasem diterjunkan ke Selat, termasuk anggota dari BPBD Karangasem.
“Anggota langsung kami turunkan ke Selat dan Rendang,” sebutnya. Terkait kenaikan status ke level siaga ini, pihaknya langsung melaporkannya ke Bupati dan langsung dilaksanakan rapat darurat di kediaman Bupati
(sumber : https://magma.vsi.esdm.go.id, Tribun Bali)




comments

@inputbali_id

Leave a Comment

©2015 inputbali.com. Support by WijayaMedia | Privacy Policy | Disclaimer

Scroll to top