Puluhan Meriam Rakitan Di Razia Polisi di Klungkung Reviewed by Inputbali on . Inputbali,-  Menjelang Tahun Baru 2017, Polres Klungkung sudah mulai mengambil langkah langkah pengamanan. Polres  Klungkung tidak hanya gencar melakukan razia Inputbali,-  Menjelang Tahun Baru 2017, Polres Klungkung sudah mulai mengambil langkah langkah pengamanan. Polres  Klungkung tidak hanya gencar melakukan razia Rating: 0
You Are Here: Home » Berita Bali » Puluhan Meriam Rakitan Di Razia Polisi di Klungkung

Puluhan Meriam Rakitan Di Razia Polisi di Klungkung





Inputbali,-  Menjelang Tahun Baru 2017, Polres Klungkung sudah mulai mengambil langkah langkah pengamanan. Polres  Klungkung tidak hanya gencar melakukan razia kendaraan bermotor dan penduduk pendatang, namun juga langsung turun melakukan razia meriam rakitan yang terbuat dari kaleng dan pipa paralon, Selasa (27/12).

Operasi yang dipimpin Kasat Sabhra, AKP Cok Gede Puspagana menyita puluhan meriam rakitan. Semua meriam rakitan tersebut disita polisi dari tangan anak-anak yang bermain di jalan.Operasi meriam rakitan ini mulai dilakukan sekitar pukul 08.00 wita di sejumlah jalan Protokol maupun plosok-plosok Desa.

Operasi dilakukan dengan cara turun langsung mengejar suara dentuman dari meriam rakitan yang dihidupkan anak-anak. ‚ÄúSetelah mendengar suara dentuman, kita langsung dekati dan ambil meriam tersebut. Sedangkan anak-anak yang memainkannya kita langsung bina ditempat untuk tidak bermain itu lagi,‚ÄĚ ujar AKP Cok Puspagana, kemarin.

Menurut AKP Cok Puspagana, meriam kaleng dan pipa paralon yang dimainkan anak anak ini sangat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat. Disamping itu meriam rakitan ini di nilai sangat berbahaya bagi pengguna itu sendiri karena menggunakan bahan peledak yang sangat mudah terbakar yaitu spritus. ‚ÄúKendati belum ada korban di Klungkung. Kita tetap melakukan upaya antisipasi. Apalagi suaranya yang keras ini banyak dikeluhkan warga,‚ÄĚ ujarnya.

Semoga disetiap Kabupaten dan kota Denpasar, juga dilakukan razia hal serupa. Karena selain berbahaya, suaranya yg keras juga kerap kali membuat warga sekitar merasa terganggu.

(sumber: Balipost)




comments

@inputbali_id

Leave a Comment

©2015 inputbali.com. Support by WijayaMedia | Privacy Policy | Disclaimer

Scroll to top