WNA Cantik Ini Ditangkap Karena Menyelundupkan Narkotika ke Bali Reviewed by Inputbali on . Inputbali,- Menjelang akhir tahun 2014, dalam kurun waktu kurang dari satu minggu Petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai kembali berhasil melakukan penggagalan upaya Inputbali,- Menjelang akhir tahun 2014, dalam kurun waktu kurang dari satu minggu Petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai kembali berhasil melakukan penggagalan upaya Rating: 0
You Are Here: Home » Berita Bali » WNA Cantik Ini Ditangkap Karena Menyelundupkan Narkotika ke Bali

WNA Cantik Ini Ditangkap Karena Menyelundupkan Narkotika ke Bali





2

Inputbali,- Menjelang akhir tahun 2014, dalam kurun waktu kurang dari satu minggu Petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai kembali berhasil melakukan penggagalan upaya penyelundupan narkotika oleh seorang gadis warga Negara Rusia inisial MA (26) melalui Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai Bali jenis shabu (methamphetamine). Ini merupakan penindakan narkotika kedua di bulan ini yang memang pada akhir tahun trend upaya penyelundupan narkotika meningkat.

Tersangka mendarat di Bali pada hari Minggu tanggal 7 Desember 2014 dengan menggunakan pesawat Hongkong Airlines HX 707 rute Hongkong – Denpasar pukul 18.00 WITA. Keberhasilan penggagalan upaya penyelundupan narkotika ini bermula dari analisa petugas Bea dan Cukai terhadap gerak gerik dan penampilan pelaku pada saat akan melewati pemeriksaan mesin X-Ray di Customs Area. Kecurigaan petugas Bea dan Cukai bertambah kuat setelah melihat hasil pencitraan X-Ray yang mengindikasikan terdapat benda mencurigakan di dalam koper berwarna ungu merek Swiss Polo dan koper berwarna krem merek Swiss Polo yang dibawa tersangka. Selanjutnya petugas bea dan cukai melakukan pemeriksaan mendalam terhadap barang bawaan penumpang tersebut di ruang pemeriksaan bea dan cukai di Terminal Kedatangan Internasional BandaraInternasional I Gusti Ngurah Rai untuk memastikan benda mencurigakan tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam terhadap koper berwarna ungu merek Swiss Polo dan koper berwarna krem merek Swiss Polo kedapatan 10 (sepuluh) bungkusan plastik bening dilapisi kertas karbon dan lakban bening berisi kristal bening yang diduga sebagai sediaan narkotikadengan berat total 2.102 (dua ribu seratus dua) gram bruto beserta kemasan pembungkus yang disembunyikan di dalam koper tersebut. Setelah dilakukan pengetesan dengan menggunakan narcotics test, kedapatan kristal bening tersebut merupakan sediaan narkotika jenis shabu (methamphetamine).

Atas perbuatannya tersebut tersangka diduga melanggar pasal 113 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati, atau minimal pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh tahun) dan pidana denda  paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliasr rupiah) ditambah 1/3 jo Pasal 102 huruf e Undang-Undang nomor 17 tahun 2006 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 10 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.50.000.000 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp 5.000.000.000 (lima milyar rupiah).

(sumber : bcngurahrai.beacukai.go.id)




comments

@inputbali_id

©2015 inputbali.com. Support by WijayaMedia | Privacy Policy | Disclaimer

Scroll to top