Tentang Dewa Hyang/Dewa Pitara Dalam Hindu-Bali Reviewed by Inputbali on . Inputbali,-  Agama Hindu khususnya di Bali mempunyai keyakinan tentang Dewa Hyang atau Dewa Pitara, Dewa Hyang atau Dewa Pitara adalah atman leluhur yang telah Inputbali,-  Agama Hindu khususnya di Bali mempunyai keyakinan tentang Dewa Hyang atau Dewa Pitara, Dewa Hyang atau Dewa Pitara adalah atman leluhur yang telah Rating: 0
You Are Here: Home » Budaya Bali » Tentang Dewa Hyang/Dewa Pitara Dalam Hindu-Bali

Tentang Dewa Hyang/Dewa Pitara Dalam Hindu-Bali





Inputbali,-  Agama Hindu khususnya di Bali mempunyai keyakinan tentang Dewa Hyang atau Dewa Pitara, Dewa Hyang atau Dewa Pitara adalah atman leluhur yang telah mencapai alam Swah Loka (Alam Dewa РDewi dan Brahman) karena Sang Hyang Atma yang sudah mencapai tingkatan Dewa Pitara diyakini setara dengan Dewa.

sanggah

Untuk mencapai tahapan Dewa Pitara ada beberapa upacara yang mesti dilakukan seperti upacara ngaben dan memukur / nyekah. Dalam Lontar Gayatri disebutkan bahwa saat orang meninggal rohnya disebut Preta.  Kemudian setelah melalui prosesi upacara ngaben maka rohnya disebut Pitra . Dalam prosesi upacara ngaben terdapat upacara yang disebut Sawa Wedana.  Tujuan Sawa Wedana ialah untuk mengembalikan unsur- unsur Panca Maha Bhuta (Sthula sarira) dan menyucikan atma orang yang telah meninggal dunia.

Jika upacara ngaben telah dilewati maka nantinya akan dilanjutkan dengan Memukur atau Nyekah. Tujuan Memukur atau Nyekah adalah untuk memutuskan ikatan atma roh leluhur dari unsur Panca Maha Bhuta dan Panca Tan Matra.  Ini merupakan rangkain dari upacara Atma Wedana, yang mana Atma Wedana merupakan upacara yang bertujuan untuk menyucikan suksma sarira dan atma sebagai kelanjutan dari upacara Sawa Wedana. Setelah melalui semua prosesi upacara maka roh suci itu disebut Dewa Pitara.

Upacara Ngalinggihang Dewa Pitara (Dewa Hyang) dapat dilaksanakan berupa menstanakan kembali atma (roh suci) yang diyakini telah mencapai “Atmasiddha dewata”.
di Sanggah Kamulan (Pemerajan) atau Pura Kawitan (Pura Leluhur).

Tujuan Ngalinggihan Dewa Pitara

Upacara Ngalinggihang Dewa Pitara (Menstanakan Dewa Hyang/ Atma leluhur diyakini telah suci) bertujuan untuk menjalin bhakti keturunan atau santana dengan para leluhur di samping juga melalui para leluhur umat manusia dapat lebih mendekatkan dirinya kepada Sang Hyang Widhi.

Adapun fungsi upacara pemujaan kepada para leluhur ini adalah sebagai sarana supaya para leluhur dapat memberikan perlindungan dan pengayoman kepada keturunannya, di samping untuk dapat menghubungkan umat manusia kepada Sang Hyang Widhi Wasa.

Semoga artikel berikut dapat bermanfaat untuk semeton. Jika terdapat penjelasan yang kurang lengkap atau kurang tepat mohon dikoreksi bersama. Suksma…

(sumber : babadbali.com, sejarahharirayahindu.blogspot.com)

 




comments

@inputbali_id

©2015 inputbali.com. Support by WijayaMedia | Privacy Policy | Disclaimer

Scroll to top