[Video]Ter-teran,Tradisi Perang Api di Karangasem Reviewed by Inputbali on . Inputbali,- Salah satu desa di Kabupaten Karangasem memiliki satu tradisi yang bisa dibilang unik  yaitu "tradisi perang api massal" atau ter-teran. Tradisi ini Inputbali,- Salah satu desa di Kabupaten Karangasem memiliki satu tradisi yang bisa dibilang unik  yaitu "tradisi perang api massal" atau ter-teran. Tradisi ini Rating: 0
You Are Here: Home » Budaya Bali » [Video]Ter-teran,Tradisi Perang Api di Karangasem

[Video]Ter-teran,Tradisi Perang Api di Karangasem





8564543848_2d7a13c1bd_b

Inputbali,-¬†Salah satu desa di Kabupaten Karangasem memiliki satu tradisi yang bisa dibilang unik ¬†yaitu “tradisi perang api massal” atau ter-teran. Tradisi ini biasa nya ada¬†di Desa Jasri, Kelurahan Subagan,¬†sekitar 4 km dari kota Amlapura menuju jalur arah jalan Amlapura‚ÄďDenpasar. Selain Desa Jasri ada juga desa lain di Karangasem yang menggelar tradisi ini seperti di Desa Saren. Tradisi Ter-teran biasanya digelar setiap dua tahun sekali pada tahun bilangan genap ini, terkait dengan digelarnya upacara desa Aci Muu-muu yang diselenggarakan setiap Pengurupukan rainan tilem kesanga, yaitu sehari sebelum hari Nyepi.

Tujuan dari terteran ini adalah untuk mengusir mala (tolak bala). Setelah selesai menggelar tradisi ter-teran atau perang api massal, tidak sedikitpun ada dendam dalam hati mereka, karena ini adalah bagian dari yadnya yang suka cita dan akan selalu mereka lakukan demi bertahanya sebuah adat dan ritual yang unik. Keunikan tradisi ini merupakan salah satu menjadi daya tarik dari Karangasem dan merupakan salah satu tradisi yang selalu ditunggu warga karena sangat menarik dan seru untuk ditonton.

Bagi kalian yang penasaran bagaimana keseruan dari Tradisi Ter-teran. Silahkan coba ditonton video berikut ini :


Tradisi Ter-teran juga digelar¬†setelah Hari Raya Nyepi yaitu pada “Ngembak Geni” dan di lokasi yang sama. Dimaksudkan agar warga yang belum sempat ¬†menonton atau warga yang belum sempat ikut berpatisipasi, bisa mengikutinya kembali pada “perang tandingan” yang diadakan setelah Hari Raya Nyepi.




comments

@inputbali_id

©2015 inputbali.com. Support by WijayaMedia | Privacy Policy | Disclaimer

Scroll to top