You Are Here: Home » Budaya Bali (Page 4)

Inputbali memberikan informasi seputar budaya bali

Makna dan Manfaat Puja Tri Sandya dalam Hindu

Inputbali,-  Dalam agama Hindu khususnya di Bali biasanya mengawali persembahyangan dengan Tri Sandhya. Tri Sandhya terdiri dari kata Tri artinya tiga dan Sandhya artinya pergantian waktu. Jadi Tri Sandhya dapat diartikan sebagai persembahyangan yang dilakukan tiga kali sehari di saat terjadinya pergantian waktu dari malam ke pagi, pagi ke siang dan siang ke malam hari. Menurut Svami Sathya Narayana yang me ...

Read more

Makna dan Cara Pelaksaan Siwaratri dalam Hindu-Bali

Inputbali,-  Di dalam agama Hindu terdapat Hari Raya Siwaratri, yang dilaksanakan setahun sekali setiap purwaning tilem ke-7 (sasih kepitu) tahun Caka.  Hari Raya Siwaratri ialah hari suci yang digunakan dalam rangka melakukan pemujaan terhadap Sang Hyang Widhi dalam manifestasi-Nya sebagai Dewa Siwa. Pengertian  dan Makna Siwaratri Siwaratri artinya malam Siwa. Jika diuraikan terdiri dari 2 kata, yaitu Siw ...

Read more

Kewajiban Istri Menurut Hindu

Inputbali,- Dalam Wanaparva disebutkan seorang ibu rumah tangga juga disebut sebagai Dewi dan Permaisuri. Dewi artinya istri sebagai sinar yang menentukan keadaan rumah tangga. Istri sebagai Permaisuri yaitu yang mengatur tata hubungan, tata grha, tata bhoga, tata keuangan dll. Istri mempunyai peran yang sangat penting dalam keluarga Hindu. Kata istri berasal dari kata stri, Stri dalam bahasa sanskerta bera ...

Read more

Makna Upacara Nangluk Merana pada Sasih Kanem

Inputbali,-   Upacara Nangluk Merana  tergolong dalam jenis Bhuta Yadnya dan tujuan dilaksanakannya upacara Nangluk Merana  oleh  umat Hindu di Bali yaitu pada umumnya untuk memohon keselamatan Bali  agar dijauhkan dari hal-hal yang negatif, terutama sejumlah bencana yang terjadi selama ini di Nusantara. Upacara Nangluk Merana biasanya dilaksanakan pada sasih kanem oleh umat Hindu di Bali. Kenapa pada sasih ...

Read more

Fungsi Lain Dari Paon / Dapur Menurut Hindu-Bali

Inputbali,- Dapur yang dalam bahasa bali biasa disebut paon atau pewaregan yang umumnya berfungsi untuk memasak. Biasanya di dapur terdapat pelangkiran yang berfungsi sebagai stana Bhatara Brahma. Dalam lontar Wariga Krimping disebutkan bahwa, Dewi Saraswati yang merupakan sakti dari Dewa Brahma sebagai dewa yang memberikan penyucian diri. Maka ketika seseorang mengalami sebel atau cuntaka, setelah melakuka ...

Read more

Memahami Makna Banyu Pinaruh dalam Hindu

Inputbali,-  Banyu Pinaruh dirayakan setelah Rahina Saraswati. Banyu pinaruh berasal dari kata banyu yang artinya air (kehidupan), dan pinaruh yang berasal dari kata weruh atau pinih weruh. Weruh sendiri bermakna pengetahuan, sehingga dapat dikatakan banyu pinaruh adalah hari dimana kita memohon sumber air pengetahuan. Banyu pinaruh merupakan titik awal periode wuku di Bali, sehingga akan sangat baik jika s ...

Read more

Tentang Posisi Tidur Yang Benar Menurut Hindu-Bali

Inputbali,-  Tidur didefinisikan sebagai suatu keadaan bawah sadar dimana seseorang masih dapat dibangunkan dengan pemberian rangsang sensorik atau dengan rangsang lainnya (Guyton & Hall, 1997). Posisi tidur setiap manusia pada umumnya abstrak, ada yang sama dan ada yang berbeda. Didalam Hindu khususnya di Bali, pembahasan tentang posisi tidur yang benar telah dianjurkan. Di Bali terdapat konsep hulu-te ...

Read more

3 Jenis Hutang Manusia Menurut Hindu – Bali

Inputbali,-  Menurut pandangan Hindu khususnya di Bali, dalam kehidupan ini sesungguhnya ada 3 jenis hutang yang wajib kita "manusia" untuk membayarnya. 3 (tiga) jenis hutang itu disebut Tri Rna.  Pengertian Tri Rna Tri Rna berasal dari bahasa sansekerta "Tri" yang berarti tiga dan "Rena" atau "Rna" berarti hutang atau kewajiban. Sehingga Tri Rna dapat diartikan sebagai tiga jenis hutang atau tiga jenis kew ...

Read more

Makna Mebanten Saiban (Ngejot) dalam Tradisi Hindu-Bali

Inputbali,- Mebanten Saiban atau Ngejot merupakan suatu tradisi Hindu di Bali yang biasa dilakukan setiap hari setelah selesai memasak di pagi hari. Mesaiban / Mejotan juga disebut dengan Yadnya Sesa, merupakan yadnya yang paling sederhana sebagai realisasi Panca Yadnya yang dilaksana umat Hindu dalam kehidupan sehari-hari. Mesaiban / Mejotan biasanya dilakukan setelah selesai memasak atau sebelum menikmati ...

Read more

Makna Penggunaan Daun Dadap Dalam Upacara Hindu

Inputbali,- Dalam Upacara Yadnya Hindu di Bali, sarana-sarana yang dipakai sejatinya memiliki makna ataupun arti dalam penggunaannya. Seperti halnya penggunaan daun dadap yang seringkali kita jumpai dalam beberapa Upacara Yadnya. Dapdap (dadap) adalah lambang keseimbangan Tri Hita Karana dan rwa bhineda seperti halnya dalam perlengkapan tepung tawar yang berfungsi sebagai pembersih secara rohani. Tepung taw ...

Read more

©2015 inputbali.com. Support by WijayaMedia | Privacy Policy | Disclaimer

Scroll to top