You Are Here: Home » Budaya Bali (Page 8)

Inputbali memberikan informasi seputar budaya bali

Mengetahui Lebih Dalam Makna Dari Segehan

Inputbali,- Segehan adalah tingkatan kecil / sederhana dari Upacara Bhuta Yadnya. Sedangkan tingkatan yang lebih besar lagi disebut dengan tawur. Kata segehan, berasal kata "Sega" berarti nasi jika dalam bahasa Jawa adalah sego. Oleh sebab itu, banten segehan ini isinya didominasi oleh nasi dalam berbagai bentuknya, lengkap beserta lauk pauknya. Bentuk nasinya ada berbentuk nasi cacahan (nasi tanpa diapa-ap ...

Read more

Makna & Tujuan Upacara Ngaben Dalam Agama Hindu

Inputbali,-  Bali yang mayoritas penduduknya beragama Hindu, selalu mempunyai tradisi-tradisi yang menarik diketahui. Salah satunya adalah Upacara Ngaben, yang merupakan bagian dari rangkaian upacara Pitra Yadnya. Ngaben secara umum didefinisikan sebagai upacara pembakaran mayat, tapi dari asal-usul etimologi itu bisa dikatakan kurang tepat, sebab ada tradisi ngaben yang tidak melalui pembakaran mayat. Ngab ...

Read more

Tentang Dewi Gayatri Dalam Ajaran Agama Hindu

Inputbali,-  Keberadaan tentang sosok Dewi Gayatri dalam lingkungan masyarakat Hindu Bali khususnya bisa dikatakan belum cukup populer. Dalam artian masih cukup banyak yang belum mengetahui tentang Beliau. Dewi Gayatri merupakan dewi yang dikenal sebagai penyebab awal dari segala sesuatu yang baik yang telah ada, yang sedang ada maupun yang akan ada nanti nya. Dan semua literatur kitab suci Weda menyatakan ...

Read more

Memahami Lebih Dalam akan makna “Om Swastiastu”

Inputbali,-  Dalam Agama Hindu mengajarkan ketika bertemu dengan sesama menyapa dengan mengucapkan "Om Swastiastu" diharapkan agar dapat membina hubungan yang harmonis dan mempererat rasa persaudaraan dalam pergaulan di masyarakat. Salam ''Om Swastyastu'' itu tidak memilih waktu. Ia dapat diucapkan pagi, siang, sore dan malam. Makna Om Swastiastu "OM" artinya Tuhan, "SU" artinya baik, "ASTI" artinya ada dan ...

Read more

Tentang Kerauhan Dalam Ritual Agama Hindu

Inputbali,-  Setiap daerah di penjuru Nusantara ini mempunyai tradisi yang berbeda-beda. Seperti halnya Bali yang mayoritas adalah umat Hindu, mempunyai banyak tradisi yang telah diwariskan turun temurun oleh para leluhur salah satunya adalah Kerauhan. Kerauhan tidak dapat disamakan dengan kerasukan karena kerauhan dilaksanakan dalam: sebuah ritual keagamaan yang terdapat pemuput upacara (sulunggih/pemangku ...

Read more

Memahami Makna dan Tujuan Upacara Potong Gigi

Inputbali,-  Dalam tradisi agama Hindu di Bali pada khususnya, ketika seorang anak mulai menginjak usia remaja atau sudah  dewasa wajib melaksanakan Upacara Potong Gigi. Upacara Potong Gigi atau yang biasanya juga disebut dengan istilah Mepandes,Metatah atau Mesangih merupakan upacara yang bermakna untuk menemukan hakekat manusia sejati yang terlepas dari belenggu kegelapan dari pengaruh Sad Ripu dalam diri ...

Read more

Mengenal Lebih Dalam Tentang Bhatara Hyang Guru

Inputbali,-  Didalam agama Hindu khususnya di Bali, Bhatara Hyang Guru (Bhatara Guru) yang juga disebut Sang Hyang Pramesti Guru  adalah guru sejati. Bhatara Surya memberikan gelar kehormatan "Bhatara Guru" sebagai ucapan terima kasih karena telah menjadi salah satu anak muridnya Dewa Siwa. Gelar itu diberikan kepada beliau karena Dewa Siwa merupakan guru dari para Dewa. Dalam lontar Sundarigama yang pada s ...

Read more

Hal Yang Wajib Diketahui Dalam Menjaga Kesucian Pura

Inputbali,-  Pura merupakan tempat suci yang secara umum dipergunakan untuk memuja Tuhan bagi umat Hindu. Tentu sebuah tempat yang suci apabila tidak dijaga bersama akan menjadi leteh( tidak suci) jika melanggar ketentuan-ketentuan yang tidak boleh dilakukan di Pura. Dalam Lontar Bomantaka dan Lontar Sanghyang Aji Swamandala, diatur tentang tata-letak Pura, di mana area Pura dibagi menjadi tiga bagian, yait ...

Read more

Sejarah dan Penerapan Tri Hita Karana Yang Tidak Boleh Dilupakan

Inputbali,- Didalam agama Hindu ada sebuah ajaran yang disebut Tri Hita Karana. Tri Hita Karana terbentuk dari tiga kata, Tri  yang berarti tiga, Hita yang berarti kebahagiaan atau sejahtera, Karana yang berarti sebab atau penyebab. Jadi Tri Hita Karana mempunyai arti tiga penyebab kebahagiaan. Sejarah Tri Hita Karana Istilah Tri Hita Karana pertama kali muncul pada tanggal 11 Nopember 1966, pada waktu dise ...

Read more

Sejarah dan Pengertian Sanggah Pemerajan

Inputbali,-  Didalam budaya Hindu khususnya di Bali, salah satu tempat untuk sembahyang disebut Sanggah Pemerajan. Sanggah Pemerajan berasal dari kata Sanggah yang berarti Sanggar (tempat suci), Pemerajan yang berasal dari kata praja (keluarga).Jadi Sanggah Pameraja dapat diartikan sebagai tempat suci bagi suatu keluarga tertentu. Secara umum kebanyakan orang menyebutnya dengan lebih singkat seperti Sanggah ...

Read more

©2015 inputbali.com. Support by WijayaMedia | Privacy Policy | Disclaimer

Scroll to top