020220081072

Inputbali,- Untuk mendapatkan keuntungan yang lebih sering kali mini market memberikan kembalian dengan permen untuk menggantikan “uang receh”. Hal seperti ini cuma terjadi di Indonesia karena di negara-negara lain banyak warganya yang tidak mau menerima kembalian dengan uang receh.

Hal seperti ini menjadi perhatian khusus bagi Bank Indonesia (BI), karena pengembalian uang logam lusuh ke Bank Indonesia kian minim. Bank Indonesia pun menghimbau khususnya kepada wilayah Bali agar seluruh transaksi tidak lagi menggunakan permen.

“Dalam waktu dekat kita akan sosialisasi di Tiara Dewata,” ucap Dewi di RM Sederhana Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Badung, Bali, Rabu (11/3/2015). (*)

Secara di logika jika kita berbelanja kembaliannya yang seharusnya berupa uang receh kemudian digantikan permen apakah kita bisa berbelanja kembali dengan membayar dengan permen? Tentu saja mereka tidak akan mau dan kenapa kita juga harus mau menerima kembalian berupa permen.

(sumber:bali.tribunnews.com)

 

Like & Share Jika Bermanfaat
...

Berikan Komentar

Komentar

Follow UsJangan lupa di follow semeton, untuk mendapatkan berita terbaru dari Inputbali