Sudin PPKUKM Jaksel percepat revitalisasi Loksem Barito

inputbali.com – Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan mempercepat pengerjaan revitalisasi kios Lokasi Sementara (Loksem) JS 26 dan 30, Jalan Barito Raya, Kelurahan Kramat Pela, Kebayoran Baru.

“Hingga saat ini untuk pengerjaan kios Loksem JS 26 dan 30 sudah mencapai 60 persen,” ujar Kasudin PPKUKM Jakarta Selatan, Dedy Dwi Widodo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Dedy mengatakan, kios Loksem JS 26 dan JS 30 yang dikhususkan bagi pedagang buah dan kuliner itu memiliki ukuran masing-masing panjang dan lebar 2,5 meter dan mulai dilakukan revitalisasi pada pertengahan Oktober 2022.

Menurut Dedy, revitalisasi 52 unit kios tersebut saat ini mencapai 60 persen dengan anggaran yang telah digunakan sekitar Rp1,2 miliar.

“Saat ini dalam tahap pemasangan keramik pada lantai, selanjutnya pemasangan sekat kemudian ‘rolling door’,” kata Dedy.

Dedy menyebutkan, pengerjaan terus dikebut hingga target selesai pada pertengahan Desember tahun ini dapat terwujud.

Sementara itu, sebanyak 85 unit kios loksem JS 25 khusus pedagang hewan, burung dan pakan burung yang menggunakan anggaran Rp1,6 miliar telah dioperasionalkan.

Pemerintah Kota Jakarta Selatan merevitalisasi tiga lokasi sementara (loksem) Pasar Hewan di Jalan Barito Raya dengan anggaran Rp3 miliar lebih dan ditargetkan selesai akhir tahun 2022.

“Loksem JS 25 Rp1,6 miliar, JS 26 Rp882 juta dan JS 30 Rp642 juta,” katanya.

Revitalisasi puluhan kios di Pasar Hewan Barito dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli.

error: Content is protected !!
Exit mobile version